Gagal Kontrol Emosi Pemain, Arsenal Didakwa FA

Protes keras para pemain Arsenal ketika dihukum penalti kontra Leicester bisa berujung pada sanksi dari FA. Federasi Sepakbola Inggris (FA) telah mendakwa Arsenal karena dinilai tak mampu mengontrol emosi para pemainnya dalam partai Liga Primer Inggris melawan Leicester City, Rabu (9/5). Insiden itu terjadi di menit ke-75 ketika Arsenal diganjar hukuman penalti setelah Henrikh Mkhitaryan dianggap melanggar Demarai Gray di kotak terlarang. Wasit Graham Scott terlihat langsung dikerubungi para pemain Arsenal yang memprotes keras keputusan itu. Ketika itu, Arsenal yang bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-15 mampu bertahan di kedudukan 1-1. Penalti tersebut, yang dieksekusi Jamie Vardy, membuat Leicester kembali unggul sebelum mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *